Cara Mendidik Anak

Semestinya para orang tua menyadari betapa cara mendidik anak dengan baik dan benar perlu dilakukan sejak dini. cara-mendidik-anak-3Para orang tua pasti mengetahui bahwa anak adalah aset masa depan. Mereka sudah barang tentu mengharapkan kelak di kemudian hari anaknya bisa menjadi “orang”. Namun sayang kesadaran dan kemampuan sebagian besar orang tua akan cara mendidik anak masih pada sebatas bagaimana menajamkan kemapuan akal (nalar) dan mengabaikan pendidikan moral (akhlak). Betapa banyak anak-anak yang rapuh jiwanya, padahal mereka tinggal di rumah-rumah yang kokoh bangunannya. Mereka mendapatkan apa saja dari orangtuanya, kecuali perhatian, ketulusan dan kasih sayang.

Hal ini tidak lepas dari bekal ilmu orang tua yang minim akan cara mendidik anak yang baik dan benar. Para calon orang tua maupun orang tua saat ini ternyata lebih banyak menyiapkan ilmu mencari kerja daripada ilmu menjadi orang tua. Betapa banyak suami yang menyandang gelar bapak hanya karena istrinya melahirkan, sebagaimana banyak wanita disebut ibu semata-mata karena dialah yang melahirkan, bukan karena mereka menyiapkan diri menjadi orangtua. Bukan pula karena mereka memiliki kepatutan sebagai orangtua. Padahal, menjadi orangtua harus berbekal ilmu cara mendidik anak yang memadai. Sekadar memberi mereka uang dan memasukkan ke sekolah unggulan bahkan bertaraf internasional pun, tak cukup untuk membuat anak kita menjadi manusia unggul, karena banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.

cara-mendidik-anak-2Cara mendidik anak atau parenting sudah banyak di-sharing-kan baik di internet atau di berbagai judul buku. Mendidik anak agar tumbuh dengan akal dan moral baik memang susah-susah gampang. Tentunya, Anda pun bisa belajar untuk menjadi orang tua yang baik dengan mempelajari berbagai teori pendidikan anak tersebut. Bekal apa saja yang seyogyanya dimiliki orang tua atau calon orang tua? Berikut ini beberapa poin penting bekal cara mendidik anak bagi para orang tua.

  1. Cara mendidik anak adalah dengan masuk ke dunia anak

Dunia anak berbeda jauh dengan dunia orang dewasa. Akal anak masih terbatas untuk memahami apa yang dipahami orang dewasa. Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan permainan, artinya bahwa penyampaian pesan pendidikan akan lebih efektif bila dilakukan dengan menggunakan sarana bermain, bercerita/dongeng. Dengan demikian PR pertama bagi orang tua adalah bagaimana mereka bisa membangun komunikasi dengan anak lewat permainan, cerita/dongeng.

  1. Mengerti cara penanganan anak dengan berbagai karakternya

Bagaimana para orang tua menghadapi anak yang hiperaktif atau mungkin pendiam. Bagaimana cara mengembangkan rasa percaya diri dalam diri anak. Bagaimana cara memotivasi anak untuk gemar belajar. Bagaimana cara mendidik anak agar mandiri. Bagaimana cara menumbuhkan bakat yang ada dalam diri anak dan berbagai konsep-konsep dasar pendidikan anak lainnya.

  1. Orang tua adalah contoh nyata untuk anak

Jejak cara mendidik anak yang baik dan benar akan sangat membekas dalam pribadi anak. Anak akan lebih mudah meniru apa yang dilihatnya daripada apa yang didengarnya. Idola pertama anak adalah orang tuanya. Bila dalam keseharian orang tua dapat memberikan contoh nyata yang positif maka si anak pun akan dengan mudah mengikutinya, dan sebaliknya juga.

Bila Anda ingin anak jujur bertutur kata, hindari berbohong sekecil apapun. Tanpa disadari ternyata kita sebagai orang tua sering membohongi anak. Misalnya pada saat kita terburu-buru pergi ke kantor di pagi hari dan anak kita meminta ikut atau mengajak jalan-jalan mengelilingi perumahan. Apa yang kita lakukan? Apa kita memberitahukan dengan kalimat yang jujur, atau kita lebih memilih berbohong dengan berkata, “Nak hanya sebentar kok, cuma mau ke depan saja. Bentaaar saja ya sayang…” Tapi ternyata, kita justru langsung pergi dan pulangnya malam.

  1. Pemahaman orang tua akan ilmu agama sebagai sumber moral

cara-mendidik-anak-1Jenis ilmu agama pertama dan utama yang harus dipelajari orangtua adalah prinsip dasar keyakinan. Sehingga orang tua bisa menanamkan prinsip-prinsip dasar keyakinan yang lurus dan keimanan yang kuat dalam jiwa anaknya. Berikutnya ilmu tentang akhlak, mulai adab terhadap orangtua, tetangga, teman, tidak lupa adab keseharian si anak. Bagaimana cara makan, minum, tidur, masuk rumah, kamar mandi, bertamu dan lain-lain.

Be Sociable, Share!
  • Twitter
  • Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *