Orang Tua Wajib Tahu, Ini Gejala dan Ciri-ciri Virus Corona pada Bayi dan Anak

gejala-corona-anak-anak-dan-bayi

Panduan Klinis Tata Laksana COVID-19 pada Anak dari IDAI menjelaskan sejumlah gejala dan ciri-ciri virus corona pada bayi dan anak. Gejala tersebut ditanyakan dokter kepada pasien saat berkomunikasi (anamnesis) untuk menegakkan diagnosis penyakit.

Ini gejala dan ciri-ciri virus corona pada bayi dan anak serta faktor risikonya:

A. Gejala virus corona

  1. Gejala sistemik: demam, malaise, fatigue, nyeri kepala, mialgia
  2. Gejala saluran pernapasan: batuk, pilek, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, sesak napas
  3. Gejala lain: diare, mual, muntah.

Malaise adalah perasaan tidak nyaman, pegal-pegal, dan lelah tanpa alasan yang jelas. Sedangkan fatigue adalah kelelahan yang berdampak pada aktivitas dan produktivitas setiap hari. Fatigue kerap disertai rasa letih dan lemah.

Gejala dan ciri-ciri virus corona pada bayi dan anak myalgia adalah istilah medis untuk nyeri otot. Kondisi nyeri otot bisa terjadi di seluruh tubuh hingga terasa sangat tidak nyaman.

B. Faktor risiko virus corona

  1. Kontak erat dengan PDP, kasus probabel, atau kasus terkonfirmasi COVID-19
  2. Tinggal atau bepergian ke negara atau area terjangkit.

Dengan mengetahui gejala dan ciri-ciri virus corona pada bayi dan anak, masyarakat diingatkan pentingnya melakukan pencegahan. Misal jaga jarak dan menghindari kontak fisik yang berisiko penularan, contohnya mencium bayi.

Masyarakat sebaiknya tetap tinggal dan melakukan kegiatan di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Anggota keluarga yang terpaksa keluar rumah wajib melakukan pengendalian infeksi selama beraktivitas, maupun ketika sudah sampai di rumah. Upaya tersebut diharapkan bisa mencegah munculnya gejala dan ciri-ciri virus corona pada bayi dan anak. Sumber: Health.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *