Payudara Sakit Saat Menyusui

Ibu menyusui biasanya sering kali mengalami keluhan payudara sakit selama menyusui bayi. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan payudara menjadi sakit, yaitu:

  1. Puting terluka saat menyusui. Ketika ibu menyusui pertama kali, payudara akan mengalami perubahan baik ukuran hingga bentuk puting susu. Tentunya perubahan tersebut mengalami proses, dan biasanya perubahan bentuk puting susu dapat menyebabkan sakit pada ibu. Gesekan dengan mulut bayi yang terus menerus akan mampu membuat puting susu mengalami luka lecet, perasaan perih ini akan terus dirasakan ibu ketika menyusui bayi. Terkadang, ibu yang tidak tahan dengan rasa sakit tersebut menghentikan pemberian ASI pada si kecil, padahal selama luka tidak mengalami infeksi kuman atau virus, ibu dapat terus memberikan ASI pada bayi. Air liur bayi dan ASI pada sekitar puting dan lingkar payudara merupakan antiseptik yang dapat membunuh mikroorganisme, sehingga luka lecet dapat sembuh dengan sendirinya.
  2. Payudara bengkak karena stagnasi atau melimpahnya air susu ibu tetapi tidak segera dikeluarkan. Hal ini wajar, penyebabnya disebabkan karena jenjang waktu yang terlalu lama antara pemberian susu sebelumnya dan selanjutnya. ASI yang penuh akan menjadikan payudara keras, nyeri, bengkak, bahkan terkadang diikuti dengan demam maupun sakit kepala pada ibu. Cara untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pemijatan ringan dan segera mengeluarkan ASI melalui pompa atau memberikan kepada bayi secara langsung.
  3. Mastitis, iritasi pada luka bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan, payudara terasa sakit, nyeri, dan terkadang penderita merasakan demam secara terus-menerus. Luka lecet pada payudara yang tidak diperhatikan kebersihannya dapat menyebabkan mastitis, yaitu penyebaran kuman yang dapat menyebabkan infeksi, mastitis yang dianggap parah apabila menimbulkan nanah, tetapi hal ini jarang terjadi. Bayi menyusui dapat terus dilakukan selama tidak ada tindakan abses atau bedah nanah. Dilarang melakukan pemijatan untuk menghindari makin meluasnya penyebaran kuman. Ibu sebaiknya mengkonsumsi obat antibiotik untuk membantu mempercepat penyembuhan luka.

Payudara sakit ketika menyusui sebenarnya merupakan hal yang biasa, ibu tidak perlu merasa terlalu takut dan cemas. Karena rasa sakit itu dapat diatasi dengan penanganan yang tepat dan benar. Hal terpenting adalah bahwa setiap ibu harus menyadari tugas, tugas yang dijalankan dengan baik pasti tidak akan mendapatkan perlakuan buruk. Begitupun menyusui, ibu tidak boleh merasa enggan untuk memberikan ASI pada bayi mereka, karena ASI sangat baik bagi bayi tetapi akan membawa dampak buruk bagi ibu. Oleh sebab itu, jangan pernah menyerah untuk memberikan ASI kepada  buah hati!

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Payudara Sakit Saat Menyusui”

  1. winda says:

    Akhir-akhir ini payudara sy jg nyeri, apalagi ketika menyusui. Ketika sy raba, ada semacam gumpalan keras di payudara, diiringi dg kepala pusing jg. Namun meski nyeri sy ttp memberi ASI trhadap Raushan (my baby), terkadang sy meringis kesakitan jg. Usaha yg sy lakukan adalah mengurut payudara sy, dimulai dr bagian payudara yg nyeri sampai ke puting & alhamdulillah cukup efektif, sekarang payudara sy berkuang rasa nyerinya ^_^

Leave a Reply