Ternyata Mudah Banget Setting Youtube agar Aman untuk Anak


interaksi anak dan gadget

mengatur interaksi anak dan gadget

Menurut studi dari Pew Research Center, saat ini ada lebih dari 60% pengguna YouTube yang mengaku masih menemukan video bermasalah berisikan perilaku kekerasan, video bohong, dan yang tidak layak konsumsi bagi anak-anak. Orangtua zaman now sebaiknya tak membiarkan anak-anak nonton YouTube tanpa pengawasan.

Orangtua perlu  mendampingi dan membatasi waktu penggunaan internet pada anak dalam menggunakan gadget untuk menghindari atau mengurangi dampak buruk dari gadget tersebut.. Beberapa pakar perkembangan anak menyarankan bahwa anak yang berusia 0-2 tahun seharusnya tidak terpapar dengan gadget, anak yang berusia 3-5 tahun hanya diperbolehkan menggunakan gadget 1 jam perhari, dan 2 jam perhari untuk anak yang berusia 6-18. Tetapi fakta saat ini menunjukkan bahwa anak-anak menggunakan gadget menghabiskan waktu 4 sampai 5 kali lebih banyak dari jumlah waktu yang disarankan.

Oleh karena itu, beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh orangtua terhadap penggunaan gadget pada anak untuk mengurangi risiko dan dampak negatif meliputi memperlihatkan contoh yang baik untuk anak dalam pengggunaan gadget, menetapkan aturan yang membatasi penggunaan media, termasuk pembatasan waktu yang dihabiskan, lokasi penggunaan atau konten yang dapat diakses (misalnya, membatasi paparan konten dan orangtua tetap mendampingi untuk memberikan pemahaman terhadap anak saat anak menggunakan media teknologi sehingga anak memahami isi dari konten yang dilihat.

Begini caranya ‘setting’ Youtube biar aman untuk anak-anak:
Google memiliki serangkaian fitur content control baru pada update terbaru Youtube Kids. Orangtua kini bisa memilih secara manual video atau kanal mana saja yang bisa ditonton oleh anak. Google juga menyediakan koleksi video dan kanal-kanal dari sumber terpercaya. Adanya pilihan itu orangtua makin mudah menyisir tontonan pilihan tuk anaknya.

“Dari koleksi kanal milik partner terpercaya hingga memungkinkan orang tua memilih video dan kanal secara manual, kami memberikan kendali lebih kepada para orang tua,” ujar Product Director YouTube Kids James Beser, dikutip Tribunstyle.com dari KompasTekno.

Orangtua juga bisa mematikan fungsi search di aplikasi tuk mencegah anak menelusuri video lain. Youtube Kids juga akan merekomendasikan video-video anak terbaik. Aplikasi ini dirancang agar ramah anak. Youtube Kids hanya menyajikan konten-konten yang pantas untuk anak-anak sejak pada 2015. Aplikasi ini diklaim telah mengumpulkan lebih dari 70 miliar view video. Aplikasi ini juga sudah digunakan oleh 11 juta keluarga di seluruh dunia. Sumber: Inet.detik.com dan tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *